Kondom

Petugas penyuluhan Keluraga Berencana (KB) mengadakan penyuluhan kepada para pasutri tengah baya, di sebuah kampung, dengan menggunakan bahasa konotasi.

Petugas                    : “Ibu-ibu dan Bapak-Bapak, ini disebutnya kondom, jika Bapak mau menggauli isteri Bapak, kondom ini dimasukan ke  jempol Bapak, maka Isteri Bapak tidak akan hamil. Dapat dimengerti?”

Peserta                    : “Mengerti !”

Petugas                    : “Baik, kalau begitu cukup sekian dan terima kasih. Insya Allah tiga bulan yang akan dating kami akan kembali lagi    ke sini !”

Tiga bulan kemudian diadakan lagi pertemuan penyuluhan. Diadakanlah tanya jawab. Belum disuruh

seorang peserta yang sudah tua mengacungkan tangan dengan wajah marah.

Peserta                    : “Pak Mantri ini penipu, katanya kondom kalau dimasukan ke jempol tangan tidak akan hamil, nyatanya isteri saya tetap saja hamil! Manteri bohong !”

Petugas                    : “Sabar dulu Pak, kondom yang Bapak pakai bocor tidak?”

Peserta                    : “Bagaimana bisa bocor Pak, wong jempol saya ini tidak ada kukunya ko !”

Hadirin                   : Gerrrrrr…..semuanya terbahak-bahak, karena ternyata si Bapak tadi tidak mengerti maksud petugas waktu penyuluhan.

Iklan
Tinggalkan komentar

Silahkan Tinggalkan Komentar, Mohon jangan Spam. Spam dan cantuman link akan saya hapus !

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s